UConn Bikin Sejarah, Tembakan 35 Kaki Braylon Mullins

UConn Bikin Sejarah, Tembakan 35 Kaki Braylon Mullins

UConn Bikin Sejarah, Tembakan 35 Kaki Braylon Mullins Dalam Dunia Basket Yang Wajib Menjadi Perbincangan Saat Ini. Kalau kamu penggemar basket dan belum dengar nama Braylon Mullins sampai akhir Maret 2026 ini, maka kamu baru saja ketinggalan salah satu momen paling ikonik dalam sejarah NCAA Tournament. Dan mahasiswa freshman dari Indiana ini mencetak tembakan penentu dari jarak 35 kaki di detik-detik terakhir untuk mengirim UConn Bikin Sejarah yang mengalahkan Duke yang diunggulkan sebagai kandidat juara terkuat musim ini. Saat jam pertandingan menunjukkan detik-detik kritis.

Mullins melakukan sesuatu yang di anggap “gila” oleh banyak orang: melepaskan tembakan dari jarak 35 kaki. Dan bola meluncur tinggi, melengkung sempurna, dan menghujam jaring tanpa menyentuh ring sedikit pun. Swish! Stadion seketika sunyi sesaat sebelum akhirnya pecah dalam gemuruh histeria. Dunia basket baru saja menyaksikan momen yang bakal di putar ulang jutaan kali dalam sejarah olahraga. Di tengah atmosfer stadion yang nyaris meledak. Serta dengan UConn kembali membuktikan mengapa mereka adalah raja di lapangan kayu. Namun, kali ini ceritanya bukan soal strategi pelatih yang rumit. Namun melainkan soal keberanian murni dari seorang anak muda bernama Braylon Mullins terkait dari UConn Bikin Sejarah ini.

Drama Yang Tak Terduga

UConn tertinggal 19 poin dari Duke di babak Elite Eight, sebuah defisit yang di atas kertas hampir mustahil untuk di kejar dalam Drama Yang Tak Terduga. Tapi inilah March Madness — turnamen yang terus membuktikan bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin. Perlahan tapi pasti, para Huskies merayap kembali ke dalam permainan. Alex Karaban bermain cerdas, Tarris Reed Jr. mendominasi area dalam dengan 26 poin.

Dan ketika skor menunjukkan angka yang hampir seimbang di detik-detik akhir, Mullins mendapat bola di luar garis tiga angka. Tanpa ragu. Tanpa gemetar. Lempar. Masuk. Braylon Mullins berasal dari pinggiran kota Indianapolis, hanya sekitar 30 mil dari Lucas Oil Stadium tempat Final Four akan di gelar. Terlebih yang artinya dia akan di sambut bak pahlawan di kandang sendiri.

Keajaiban Demi Keajaiban

March Madness 2026 memang tidak pelit drama untuk Keajaiban Demi Keajaiban. Di babak Sweet 16, Michigan State hampir menjungkalkan UConn setelah sempat membalikkan defisit besar, sementara Duke harus berjuang keras melawan St. John’s dengan skor 80-75 berkat penampilan luar biasa Isaiah Evans yang mencetak 25 poin. Di sisi lain bracket, Iowa yang masuk sebagai unggulan ke-9.

Kemudian yang berhasil mengalahkan Nebraska untuk mencapai Elite Eight pertama mereka dalam 39 tahun terakhir. Sementara Illinois mengejutkan Houston, tim yang bermain seperti di kandang sendiri. Arizona tampil dominan mengalahkan Arkansas dengan 60 poin di area paint dan 30 free throw. Terlebih yang menjadi sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi dalam satu laga NCAA Tournament sejak tahun 2000.

Mengapa March Madness Selalu Spesial

Mengapa March Madness Selalu Spesial juga jadi pertanyaan banyak orang. Setiap tahun, turnamen basket kampus terbesar di Amerika ini selalu menghadirkan cerita-cerita yang jauh melampaui olahraga itu sendiri. Ini bukan hanya soal siapa yang menang. Ini soal pemain muda yang bermain untuk nama universitas mereka, bukan untuk kontrak profesional. Ini soal kota-kota kecil yang ikut berdiri dan bersorak untuk tim lokal mereka.

Dan ini soal momen-momen seperti tembakan Braylon Mullins yang langsung viral ke seluruh dunia dalam hitungan menit. Final Four sudah menunggu di Indianapolis. Dan dunia basket tidak sabar melihat siapa yang akan mahkota juara tahun ini. Bagi UConn, momen ini adalah bahan bakar sempurna untuk menatap sisa musim. Mereka punya “senjata rahasia” yang bikin lawan harus berpikir dua kali jika ingin memberikan ruang sedikit pun. Bahkan sejak di garis tengah lapangan. Pertandingan malam itu berakhir, tapi pembicaraan soal tembakan Mullins baru saja di mulai. terkait UConn Bikin Sejarah.